RADIO KOMUNITAS K FM MAGELANG
GAWE ADEM LAN AYEM
Jln.Muntilan-Dukun,Km 5,Komplek Lantai 2 MTS Aswaja Dukun,Kecamatan Dukun

.

Kicauan @RakomKFM

Selamat Anda Pengunjung Yang Ke-

Translate

Gratis Download Audio Sangkala JRKI

http://rakomkfm.blogspot.com/. Diberdayakan oleh Blogger.

10 Sep 2015

Sertijab Empat Kapolsek di Kabupaten Magelang

Magelang - Kamis, 10 September 2015 pukul 09.30 wib yang bertempat di Halaman Mapolres Magelang telah di berlangsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sebanyak empat Kapolsek  dalam jajaran Polres Magelang.

Acara dengan pengambilan sumpah dan janji oleh Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho SIK, MSi di saksikan oleh Waka Polres, Kabag, Kasat, Perwira,Brigadir, serta tamu undangan terdiri yang terdiri dari Muspika dan Bhayangkari.

Berdasarkan Surat Printah Kapolres Magelang Nomor : Sprin / 564 / IX / 2015, tanggal 8 September 2015, empat  Kapolsek tersebut yakni 1. Kapolsek Dukun Iptu Sujarwanto sebelumnya menjabat Kanit Reident Lantas res Magelang  menggantikan AKP Eko Mardiyanto SH yang melaksanakan pendidikan Sespima,2. Kapolsek Sawangan IPTU Supriyono,SH sebelumnya menjabat Kasiwas Polres Magelang menggantikan AKP T. Haryono yang menduduki jabatan
baru sebagai Kapolsek Salam menggantikan pejabat lama AKP Darmaji SH yang telah meninggal dunia karena sakit,  3.Kapolsek Salaman IPTU Sudarto yang sebelumnya menjabat Kasium Polres Magelang menggantikan AKP Sulistyo,yang di pindah sebagai Perwira Polres Magelang dikarena dalam kondisi sakit.

Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho SIK, M.Si dalam amanatnya menyampaikan “ Bahwa pergantian jabatan ini adalah merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier personil Polri yang perlu dan lazim dalam rangka  penyegaran awak organisasi, sekaligus sebagai upaya peningkatan kinerja Polri dalam memberikan layanan publik yang  lebih baik, melindungi dan mengayomi masyarakat serta menegakan Hukum”.

Selain sertijab Kapolsek , Polres Magelang juga dengan berdasarkan Surat Keputusan Kapolres Magelang Nomor : ST / 476 / IX /2015, tanggal 6 September 2015, tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan  Polres Magelang, telah mengadakan mutasi kepada Inpektur dan Brigadir Polri dilingkungan Polres Magelang sebanyak  80 ( delapan puluh ) personil yang di tugaskan di Staf Polres Magelang maupun di Polsek jajaran.

- Bayu Sapta N. ( Radio Komunitas K FM Magelang )
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

1 Sep 2015

Ciri Ciri Wanita Perawan

Kalian pasti penasaran dengan artikel ini, karena banyak laki laki ataupun perempuan menilai keperawanan adalah hal yang sangat rahasia , baca simak dan perhatikan :

31 Agu 2015

Operasi Jaran Polres Magelang Amankan 25 Unit Motor

Magelang- Balap liar yang masih sering terjadi di beberapa titikwilayah Kabupaten Magelang ini semakin meresahkan masyarakat dan penguna jalan lainnya,salah satunya di jalur langganan balapliar setiap malam yakni di jalan pemuda Muntilan titik area RSPD Magelang yang notabanenya sebagai jalur Jogja-Magelang.

29 Jul 2015

PEMBUKAAN INTERNATIONAL OLIMPIAD ON ASTRONOMI AND ASTROPHYSYCS( IAAO) TAHUN 2015

Magelang  - Senin 27 Juli 2015 sekitar pukul 20.30 s/d 22.30 wib, bertempat di Lapangan Asobya Komplek Taman Candi Borobudur telah dilaksanakan Upacara Pembukaan International Olimpiad On Astronomi And Astrophysycs ( IAAO) Tahun 2015, kegiatan di buka langsung oleh
Menteri Pendidikan RI Anies Bawasden,Ph.d .

28 Jul 2015

Halal Bi Halal Lintas Agama di Magelang

Magelang – Masih dalam suasana hangat Hari Raya Idul Fitri tahun ini , dan berkembangan isu intoleransi antar umat beragama di Indonesia yang dapat mengancam stabilitas keamanan NKRI , maka diadakan sebuah acara guna mempererat tali silaturahmi antar sesama oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Magelang.

Polres Magelang Amankan Pengguna Narkoba Jenis Shabu

Magelang – Narkoba selama ini memang menjadi musuh utama masyarakat Indonesia, karena efeknya memang sangat buruk bagi masyarakat Indonesia khususnya generasi penerus bangsa yakni kaum pemuda dan pemudi.

17 Apr 2015

Warga Lereng Merapi Jalan Santai Sambut Hari Lahir RA Kartini

Magelang – Dalam rangka menyambut hari lahir RA Kartini 21 april 2015 salah satu Kelompok PKK Desa di lereng Merapi,  melaksanakan kegiatan jalan santai dan senam jatung sehat dengan masyarakat desa dan perwakilan siswa-siswi sekolah yang ada di lingkup Desa.

3 Mar 2015

HASIL SOSIALISASI LIGA NUSANTARA BABAK PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015

Liga Nusantara siap Di gelar awal bulan April 2015 untuk wilayah Jawa Tengah,semua tim telah mulai berbenah . Dari cuplikasikan FPsalah satu kelompok seporter di Jawa Tengah,merekatelah berbagi informasi seputar update Liga Nusantara wil jawa tengah yakni sebagai berikut:
Tercatat 26 klub calon peserta Liga Nusantara Babak Provinsi Jateng Tahun 2015. Jika nanti pesertanya hanya 18 klub, maka skema yang akan digunakan adalah:

1 Mar 2015

Ratusan Botol Miras Disita Polres Magelang

Magelang – Peredaran Minuman Keras (Miras) di wilayah Magelang sudah banyak meresahkan masyarakat,karena karena penyalah gunaan miras bisa muncul konfil kriminal di kalangan masyarakat,sehinggan jaran Polres Magelang melakukan penertiban dan raaia premanisme.

6 Nov 2014

Merancang Masterplan Alokasi Penyiaran Yang Adil

JRKI - Perjuangan kawan-kawan pegiat radio komunitas untuk mengupayakan alokasi frekuensi milik publik dan untuk Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) terus dilakukan sampai saat ini,untuk memperoleh alokasi Frekuensi 20 % dari Frekuensi yang di sediakan menurut UU Penyiaran No.32 Tahun 2002.

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Direktoral Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Infromatika ,Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ( DirJEn SDPPI , KemKomInfo) dengan Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) yang bertemakan Rapat Koordinasi dan Pembahasan tentang Regulasi Frekuensi Untuk Radio Komunitas telah di selenggarakan Kamis,6 November 2014 yang bertempat di Hotel Sheraton Surabaya,Jawa Timur.

Agenda yang di selenggarakan ini mengundang beberapa pihak terkait, dari Direktorat Penataan Sumber Daya hadir :Direktur Penataan Sumber Daya,Kasubdit Penataan Alokasi Spektrum Frekuensi Non Dinas Tetap dan Bergerak Darat,Kasubdit Ekonomi Sumber Daya,Kasubdit Pengelolaan Pengelolaan Orbit Satelit,Kasubdit Harmonis Teknik Spektrum,Kasubag TU Direktorat Penataan Sumber Daya,Staf SubDit Penataan Alokasi Spektrum Frekuensi Non Dinas Tetap dan Bergerak Darat.

Serta hadir dari Direktorat Operasi Sumber Daya,dan hadir: Direktur Operasi Sumber Daya, KasubDit Pelayanan Spektrum Dinas Non Tetap dan Bergerak Darat. Serta perwakilan dari Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI): Ketua Nasional JRKI ( Sinam.M.Sutarno ), Kabid Advokasi dan Jaringan JRKI ( Iman Abda ),Ketua JRKI Jawa Timur ( Wahyono ), Kadiv Pengembangan Organisasi JRKI Jawa Timur ( Widodo ).

Rapat yang dimulai pukul 13.00 wib setelah acara makan siang bersama di pimpin langsung oleh Kasubdit Penataan Alokasi Spektrum Frekuensi Non Dinas Tetap dan Bergerak Darat Gusti Anindita Laksamana.

Beberapa catatan yang diambil oleh JRKI antara lain : Kominfo akan menyusun masterplan frekwensi, Permen juga akan mengatur perampingan pita frekwensi (LPS menjadi 300KHz) dan (LPK 200KHz), Radio komunitas akan direncanakan akan dialokasikan 8 kanal,  JRKI mengusulkan yang perlu di atur dalam permen masterplan frekwensi sbb: masterplan harus benar benar melihat kebutuhan pemetaan frekwensi seluruh indonesia, tidak bias jawa seperti saat ini, pengalokasian kanal yg adil 40% LPS, 30% LPP, 20% LPK dan 10 % cadangan harus mulai menjiwai masterplan ini sembari mengawal RUU Penyiaran, Kanal radio komunitas di lokalisir di kanal bawah, Penguatan penyiaran perbatasan, Alokasi frekuensi untuk radio darurat (kebencanaan), Meminta Kominfo (SDPPI) untuk melakukan pemetaan ulang berbasis data lapangan jangan hanya berdasar teori di atas kertas.

Harapan dengan adanya rapat ini Sinam.M.S Ketua JRKI menuturkan “ Terwujudnya alokasi frekuensi yang adil bagi semua lembaga penyiaran untuk mewujudkan demokratisasi penyiaran”.

Beberapa catatan tersebut di sambut oleh hangat oleh para pegiat radio komunitas di semua wialayah di Indonesia yang notabanennya sebagai anggota JRKI. Menuju demokratisasi penyiaran yang adil bagi semua lembaga penyiaran yang ada di Indonesia.

- Bayu Sapta Nugraha -
Sumber : JRKI
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

3 Nov 2014

Super Boy “Ndeso” dan Implementasi UU Desa

Ilustrasi belum berimbangnya antara Hak dan
Kwajiban yang diterima Perangkat Desa
Implementasi pelaksanaan undang – undang No 6 tahun 2014 tentang desa hingga kini belum jelas kapan waktunya, bahkan hingga menjelang senja di tahun 2014 ini pun juga belum nampak tanda – tanda kejelasanya.

Masyarakat desa yang sudah terlanjur menelan mentah – mentah menu baru “1 Millyar per Desa per Tahun,” terus menanyakan itu kepada “Super Boy – Super Boy” terdekatnya yang dianggap tahu dan paham akan mimpi indah tersebut.

Ya, Super Boy yang saya maksud itu adalah Perangkat Desa, orang kedua setelah Kepala Desa yang paling dianggap akan menikmati dan bergelimang dengan Uang 1 Millyar yang hingga kini belum jelas kapan akan mengalir ke desa kita.

Tak dapat dipungkiri, bahwa mewabahnya faham “1 Millyar per Desa per Tahun,” juga merupakan efek politis dari bergulirnya pemilu presiden dan wakil presiden yang dihelat pada pertengah tahun 2014 kemarin.

Kedua pasangan calon saling klaim tentang “menu” baru masyarakat desa itu, hal ini tak ayal membuat daya juang masyarakat yang semula rela berjuang tanpa pamrih demi kemajuan desa tercinta, sontak membuat sebagian berubah menjadi “profit oriented,”

“Nek ndesone dewe ki umpomo ono 10 dusun, berarti mulai tahun sesuk, pendak tahun sak dusun entuk satus juta to?,” Tanya seorang warga kepadaku, duh.

Padahal perlu diketahui, bahwa dari bocoran penetapan alokasi dana desa tahun anggaran 2015 untuk kabupaten/kota se-indonesia yang saya dapat dari webside kementrian keuangan RI, Kabupaten Magelang, pada tahun 2015 nanti baru akan mendapat alokasi dana desa sebesar Rp 50.084.231.233(Lima puluh millyar, delapan puluh juta, dua ratus tiga puluh satu ribu, dua ratus tiga puluh tiga rupiah).

Coba saja dihitung, jika jumlah Desa di Kabupaten Magelang terdapat 367 Desa, maka jikalau dibagi rata, setiap desa mungkin rata – rata hanya akan menerima Rp 136 juta lebih sedikit. Berarti kan masih sangat jauh dari nominal Rp 1 Millyar.

Memang sih, “konon katanya” jumlah tersebut nantinya masih akan ditambah dengan dana dari Provinsi dan Kabupaten, namun keyakinan saya tetap masih belum akan sampai 1 M.

Pemerintah melalui Kementrian dalam negeri memang telah memberikan penjelasanya, bahwa pada tahun pertama, Desa baru akan diberikan separuh dari jumlah yang sebelumnya telah di dengung - dengungkan itu.

Akan tetapi masyarakat sudah terlanjur menancapkan keyakinanya, bahwa tahun 2015 besok, Desanya tercinta akan mendapat guyuran “1 Millyar per Desa per Tahun,”.

Sedikit saya bercerita disini, dari data yang ada pada kami, Desa Srumbung, pada tahun 2013 kemarin ternyata dalam satu tahun telah menerima bantuan baik yang bersumber dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten, seluruhnya mencapai total satu millyar seratus juta lebih, angka itu terdiri dari berbagai macam jenis bantuan, baik aspirasi, bantuan gubernur, bantuan bupati, dana bawahan, PNPM, PPIP dll.

Juga masih ditambah dengan Tunjangan Tetap Perangkat Desa (TPP) yang jumlahnya juga mencapai Rp 250 juta lebih setahun.

Ini artinya, bagi Desa Srumbung dana 1 Millyar per Desa per Tahun, bukanlah sebuah mimpi yang terlalu indah untuk dinantikan, karena tahun 2013 saja, yang sama sekali belum berbau UU Desa, ternyata Desa Srumbung telah berhasil melaksanakan program senilai lebih dari 1 M.

Yang ingin kami tekankan disini, justru dengan berlakunya UU Desa no 6 Tahun 2014 tersebut, nantinya Pemerintah Desa (Kepala Desa dan Perangkatnya) harus pandai – pandai dalam melaksanakan amanat alokasi dana desa tersebut.

Apabila sebelumnya Desa hanyalah sebagai Obyek dari program pemerintah, maka 2015 nanti, Desa akan menjadi Subyek dari kebijakan pembangunan desa. Sebagai subyek jelas ini akan menambah beban tanggung jawab yang harus dipikul oleh beberapa orang “Super Boy Ndeso” tersebut.

Minimnya pengetahuan dan SDM yang ada, jelas menjadi celah ketidak pecusan bagi para aparat abdi masyarakat desa ini.

Bayangkan saja, semua aspek dari soal Perencanaan, Monitoring, Pertanggungjawaban dan hingga Evaluasi program, yang sebelumnya ditangani oleh para sarjana – sarjana pegawai negri yang pandai dan sangat master itu, kini mau tidak mau, suka – tidak suka, harus dipikul oleh para perangkat desa yang mungkin pendidikanya hanya sampai SMA, atau bahkan hanya SMP.

Namun demikian, Pelatihan, Diklat, serta kumpulan dan penyampaian materi tentang petunjuk teknis pelaksanaan implementasi undang – undang desa yang terus diselenggarakan oleh semua pihak, akan terus kami ikuti, pahami dan cermati.

Seberat dan sebesar apapun tanggung jawab dan beban pekerjaan yang akan di sematkan di punggung Perangkat Desa, akan tetap kami terima dengan suka cita, demi terwujudnya masyarakat Desa yang Hebat dan Sejahtera.

Akhirnya, kami selaku yang diberi amanat di Pemerintahan Desa hanya berharap, peran serta aktif masyarakat dalam memajukan dan melaksanakan amanat undang – undang yang “Katanya” akan segera di realisasikan.

Perangkat Desa juga manusia, mereka adalah Suami anda, Istri anda, orang tua anda, keluarga anda, tetangga anda, bahkan mungkin anda sendiri Perangkat Desa, yang tak luput dari kekurangan, khilaf dan dosa.

“JAYALAH MASYAKAT DESA, KEMAJUAN DAN KESEJAHTERAAN ADA DI TANGAN KITA BERSAMA”


Penulis: Ahmad Muslim* 
*Kepala Seksi Pembangunan 
Desa Srumbung, Kec. Srumbung, 
Kab Magelang
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

Sumber : PEMDES SRUMBUNG

31 Okt 2014

Lapangan Balai Desa Dukun Banjir Crosser

Dukun – Area merapi yang cukun menawan dan indah menarik banyak komunitas melakukan kegiatan di daerah lereng merapi ini,khusunya wilayah kecamatan Dukun,Kab.Magelang. Salah satu komunitas pecinta motor cross ini tertarik untuk berkegiatan karena banyak medan yang cukup menantang.

Medan terjal di kawasan sungai maupun bekas lokasi penambangan pasir Merapi menjadi daya tarik sendiri untuk ribuan crosser se-Jawa-Bali ikut ajang MerapiBangkit Adventure untuk unjuk gigi di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (12/10/2014).

29 Okt 2014

JRKI dan SangkalaJRKI di JMR2014

Yogyakarta – JMR 2014 ( Jagongan Media Rakyat ) ada sebuah event 2 tahunan yang di selenggarakan oleh Mitra Kerja JRKI (Jaringan Radio Komunitas Indonesia) yakni sebuah NGO yang berada di Yogyakarta yakni Combine Resorce Institution. Dan dalamtahun 2014 ini bertajub Berkumpul,Berbagi dan Bergerak.

20 Okt 2014

Pendakian Merapi Massal Bersama Jalin Merapi

Jalin Merapi - Erupsi gunung merapi besar terjadi 4 tahun yang lalu ,2010 pada bulan Oktober ini. Trauma dan ingatan masih terlukis jelas dalam benak para warga dan para relawan merapi sampai saat ini. Tetapi kita tidak perlu takuti akan hal tersebut karena memang kita hidup di area bencana yang penuh ancaman,kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan soal mitigasi bencana agar lebih siap jika sewaktu-waktu bencana akan terjadi khususnya merapi yang tak pernah ingkar janji.

16 Okt 2014

Pergantian Kapolres Magelang

Magelang- Rotasi jabatan ataupun tempat tugas menjadi hal yang lumrah dan wajar di jajaran pejabat Negara,salah satunya dalam kesatuan TNI-POLRI  yang sering melakukan rotasi dan pemindahan tugas anggotanya.

8 Okt 2014

Magelang: 12 Warga Tewas 5 Sekarat Akibat Oplosan

Magelang – Oplosan minuman keras yang diharamkan dan dilarang ini telah kembali memakan korban jiwa. Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan 5 Orang kritis akibat mengkonsumsi minuman berbahaya ini.

Telah diketahui beberapa orang meninggal dunia yang di akibatkan oleh minuman keras (miras) terjadi di empat lokasi,yaitu Glagah Rt.2 Rw.3, Ds. Banjarnegoro, Kec. Mertoyudan,(Lokasi PenjualanMiras),Dsn Margosari, Ds. Krasak, Kec. Salaman, Dsn. Brengkel Ds/Kec. Salaman, dan Rejomulyo I Rt.02 Rw.09 Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran semua masuk dalam wilayah kabupaten  Magelang.

Setelah dilakukan Olah TKP oleh Petugas Sat Reskrim Polres Magelang mendapati bahwa mereka meninggal disebabkan telah mengosumsi minuman keras oplosan berupa Arak + Big Cola + Kratingdaeng yang dicampur jadi satu, dimana minuman tersebut di beli dari seorang berinisial SRJ umur 55 Th warga Glagah Rt.2 Rw.3, Ds. Banjarnegoro, Kec. Mertoyudan, Kab. Magelang, dan istrinya berinisial EML.

Yang menjadi korban dari minuman oplosan terdiri tersebut tersebar di 3 Kecamatan yaitu Kec Mertoyudan, Kec Tempuran dan Kec Salaman. 12 Korban meninggal atas nama : Sdr. SARJONO, 55 Th, Swasta, d/a. Glagah Rt.2 Rw.3, Ds. Banjarnegoro, Kec. Mertoyudan, Kab. Magelang (Penjual), Sdr. SUSANTO, 34 Th, Swasta, d/a. Glagah Rt.2 Rw.3, Ds. Banjarnegoro, Kec. Mertoyudan, Kab. Magelang, Sdr. BAMBANG IRWANTO, 37 Th, Buruh, d/a. Dowasan Rt.1 Rw.10, Ds. Bondowoso, Kec. Mertoyudan, Kab. Magelang ( 3 orang ini Meninggal Dunia Senin, 6 Oktober 2014 ), Sdr. SAWAL Als IMUN, d/a. Tempursari, Ds. Tempurejo, Kec. Tempuran, Kab. Magelang, Sdr. IMAM AMAT FAUZI, d/a. Rejomulyo I, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang, Sdr. PUJI PRASETYO Als TIYO GENJOR, 30 Th, d/a. Manggung Rt.03 rw.01, Ds. Temanggal, Kec. Tempuran, Kab. Magelang Meninggal, Sdr. HERMAWAN, d/a. Margosari, Ds. Krasak, Kec. Salaman, Kab. Magelang, Sdr. HERI KUDIANTO, d/a. Gorangan Kidul, ds. Kalisalak, Kec. Salaman, Kab. Magelang (5 orang ini Meninggal Dunia Minggu,5 Oktober 2014),  Sdr. PIPIT RUDIYANTO, d/a. Bandungan, Ds. Jogomulyo, Kec. Tempuran, Kab. Magelang, Sdr. ACHRI IRAWAN, d/a. Rejomulyo I, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang, Sdr. NUR WAKHID, 27 Th, d/a. Sidomukti II Rt.01 Rw.02, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang Meninggal, Selasa, 7 Oktober 2014), Sdr. DARORI, 25 Th, d/a. Rejomulyo I, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang ( Meninggal Rabu, 08 Oktober 2014 sekitar pkl.00.30 ) di RSJ Magelang.

Sedangkan korban yang kritis dan masih sempat di selamatkan dan dilarikan di RSU akibat mengkonsumsi minuman keras oplosan nama-nama korban adalah: Sdr. ACHMAD FRENKI, 24 Th, d/a. Magosari, Ds. Krasak, Kec. Salaman, Kab. Magelang, Sdr. ARIF MUZARI, d/a. Rejomulyo I, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang , Sdr. ROCHMAD, 30 Th, d/a. Rejomulyo I, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang (3 orang ini di Rawat di RSU Salaman),  Sdr. YULI, 28 Th, d/a. Rejomulyo I, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang , Sdr. DAVID, d/a. Rejomulyo I, Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang ( 2 orang ini di rawat RS Harapan Magelang)

Kejadian itu dengan Kronologis kejadian pesta minuman oplosan tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 4 Oktober 2014 pukul 20.00 wib di kebun kosong dekat Masjid Dsn Margosari, Ds. Krasak, Kec. Salaman, Kab. Magelang sebanyak 12 orang( , Pada hari Minggu tanggal 5 Oktober 2014 di Dsn. Brengkel Ds/Kec. Salaman, Kab. Magelang sebanyak 8 orang dan pada hari Minggu 5 Oktober 2014 pukul 09 s/d 13.00 wib bertempat di Ngebrak Bata milik Bp. KUSEN d/a. Rejomulyo I Rt.02 Rw.09 Ds. Sidoagung, Kec. Tempuran, Kab. Magelang sebanyak 7 orang. Dalam pesta Miras oplosan tersebut. dijual oleh oknum berinisial SRJ yang juga pada th 2013 pernah memakan korban sebanyak 4 orang meninggal

Sampai saat ini Polres Magelang sedang mengumpulkan barang bukti ( Sisa Minuman di kirim ke Lapfor Polda Jateng Untuk di cek) dan melaksanakan Aoutopsi jenazah di RST Dr. Sujono Magelang dan Memeriksa Saksi istri penjual inisial EML yang juga merupakan Penjual Miras tersebut, dan saksi lainya, bagi tersangka kasus tersebut dikenai Pasal 204 KUHP tentang Menjual dan memberikan Miras yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dengan ancaman Hukuman 20 tahun.
Kejadian ini tentunya menjadi perhatian semua kalangan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Magelang,sehingga kita bisa melawan dan memberantas minuman keras yang membahayakan ini.

Bayu Sapta Nugraha- Radio Komunitas K FM Magelang

Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

2 Okt 2014

Pasar Sentra Kerajinan Dan Makanan Kawasan Wisata Candi Boroburur Terbakar

Magelang - Kebakaran besar terjadi di komplek area taman wisata Candi Borobudur Kabupaten Magelang,Jawa Tengah 02 Oktober 2014.

Sekitar pukul 12.30 wib,telah terjadi kebakaran di Pasar Sentra Kerajinan Dan Makanan Borobudur ,yang berada di Kawasan Wisata Taman Candi Borobudur yang sehari harinya Suvenir Kerajinan dan makanan Home industri.

24 Sep 2014

Pengedar Sabu Di Ringkus Di Magelang

Magelang – Peredaran barang harap beruba shabu memang sangat meresahkan masyarakat,khususnya generasi muda negara kita. Hukuman yang berat ternyata belum bisa menyiutkan nyali para pengedar barang haram ini.

Hal ini di buktikan dengan penangkapan pengedar Shabu di wilayah Magelang pada Senin tanggal 22 September 2014 sekira pukul 14.00 Wib di Jln. Dsn. Jetis, Ds. Pagersari Kec. Mungkid Kab. Magelang. Satuan Resnarkoba Polres Magelang telah melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka inisial ARF/ PENTONG dengan barang bukti berupa 3 paket kecil Narkotika jenis Shabu seberat 2,5 Gram.

Selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti di amankan di Polres Magelang guna penyidikan lebih lanjut . Tersangka di ancam terkena pasal yang di langgar yakni Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009,tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 th maximal 12 tahun kurungan dan denda minimal 800 juta maximal 8 milyar.

Di ruangan Sat Narkoba Polres Mgelang, Kasat Narkoba AKP Eko Sumbado.S.Sos, telah menyampaikan keterangan Press Riliase “ Tersangka Pengedar Narkotika Gol 1 jenis Sabu sabu, Tersangka inisial ARF / (PENTONG) dengan umur 32 th,pekerjaan sehari-hari Buruh,dengan  alamat identitas Dsn. Temanggung 04/22, Ds. Tambakrejo, Kec. Tempel, Kab. Sleman,Yogyakarta”.

Bayu Sapta Nugraha - Radio Komunitas K FM Magelang

Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

21 Sep 2014

AKTIVITAS GUNUNG MERAPI Tanggal 12-18 September 2014

 LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI
Tanggal
12-18 September 2014
I. HASIL PENGAMATAN
 Cuaca cerah di sekitar G. Merapi terjadi pada pagi dan malam hari,  sesekali pada sore hari, sedangkan siang banyak kabut. Asap solfatara tampak berwarna putih, umumnya tipis, bertekanan lemah tinggi maksimal 375 m diukur dari Pos Kaliurang pada tanggal 12 September 2014 pukul 10.10 WIB.
 
   Gambar 1. Survey pengamatan Kawah Gunung Merapi pada tanggal 14 September 2014.
   Survei pengamatan di puncak G. Merapi tanggal 14 September 2014 terjadi perubahan morfologi kubah lava 2010 pada sisi timur laut, terdapat lubang (gambar inset), dimana batuan di dinding dalam pada kawah mengalami alterasi. Namun demikian dari lubang tersebut tidak terdengar suara blazer. 
Tabel 1. Data meteorologi di Sekitar Pos Pengamatan G. Merapi
 


 
Seismik
 Dalam minggu ini kegempaan tercatat guguran sebanyak 41 kali dengan amplituda maksimum 35 mm durasi 50 detik,  gempa vulkanik terjadi sebanyak 1 kali dengan amplituda maksimum 40 mm durasi 15 detik. Aktivitas kegempaan dalam kategori normal dan relatif menurun dibandingkan minggu kemarin.
 
 
Gambar 2. Kegempaan Gunung Merapi bulan Januari  2013 – September 2014.
Deformasi   
    Hasil pengukuran deformasi EDM dari Pos Kaliurang reflektor 2 (RK2) fluktuatif antara
 -5 mm sampai dengan +1 mm, perhitungan akhir -11 mm  sedangkan reflektor Kaliurang 3 (RK3) memiliki nilai pengukuran fluktuatif antara -5 mm sampai dengan +2 mm dengan perhitungan akhir -6 mm. Gambar 3. menunjukkan grafik deformasi EDM dari reflektor Kaliurang 2 (RK2).
   Pengukuran deformasi EDM dari Pos Babadan reflektor 1 (RB1) fluktuatif antara -15 mm sampai dengan +11 mm, perhitungan akhir -4 mm  sedangkan reflektor Babadan 2 (RB2) memiliki nilai pengukuran fluktuatif antara -11 mm sampai dengan +11 mm dengan perhitungan akhir -4 mm.
   Data pemantauan deformasi menggunakan tiltmeter di Stasiun Plawangan pada minggu ini belum menunjukkan adanya perubahan kemiringan yang signifikan. Sumbu X (arah Barat-Timur) memiliki kemiringan 0.4 mikroradian dan sumbu Y (arah Utara-Selatan) memiliki -0.1 mikroradian, sedangkan suhu alat rata-rata 18,14 0C. Kemiringan pada sumbu X  (arah Utara-Selatan) pada tiltmeter Babadan memiliki perubahan kemiringan -0,1 mikroradian dan sumbu Y (arah Barat-Timur) +32.2 mikroradian, sedangkan suhu alat rata-rata 18,69 0C. Gambar 4. menunjukkan grafik deformasi tilmeter stasiun Plawangan dan Gambar 5. menunjukkan grafik deformasi tiltmeter stasiun Babadan.
Deformasi tubuh G. Merapi yang dipantau secara instrumental baik dengan menggunakan EDM dan tiltmeter tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
 
Gambar 3. Hasil pengukuran  EDM Pos Kaliurang  Januari 2013 – September 2014
 
   Gambar 4. Hasil pengukuran tiltmeter stasiun Plawangan Januari 2013 – September 2014,
sumbu-X (arah Barat-Timur) dan sumbu-Y (arah Utara - Selatan).
 
  Gambar 5. Hasil pengukuran tiltmeter stasiun Babadan Januari 2013 – Sepetember 2014,
sumbu-X (arah Utara - Selatan) dan sumbu-Y (arah Barat-Timur).
 
 
Hujan dan Lahar
 
Pada minggu ini tidak terjadi hujan di pos-pos pengamatan. Lahar tidak terjadi di semua sungai yang berhulu di puncak G. Merapi.
 
 
 Gambar  6. Grafik hasil pengukuran curah hujan di pos-pos pengamatan Selo, Jrakah, Babadan, Ngepos dan Kaliurang hingga Januari 2013 – September  2014
 
 
II. KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil evaluasi data pemantauan G. Merapi secara instrumental dan visual, disimpulkan bahwa aktivitas G. Merapi dalam status “NORMAL”.
Rekomendasi :
    Dengan status aktivitas Gunung Merapi “NORMAL” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana Gunung Merapi direkomendasikan sebagai berikut :
  1. Kegiatan pendakian G. Merapi untuk sementara direkomendasikan hanya sampai di Pasar Bubar, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
  2. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
Demikian  kami sampaikan, atas perhatian dan kejasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 19 September 2014
a.n.  Kepala Pusat Vulkanlogi dan Mitigasi Bencana Geologi,Kepala BPPTKG



Drs. Subandriyo, M.Si
NIP 19620612 1 99003 1 001

sumber : @BPPTKG

Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

20 Sep 2014

Rakor Jalin Merapi di Magelang

Magelang – Status gunung Merapi memang normal.tetapi rasa ingin selalu belajar soal mitigasi bencana ,evaluasi mitigasi bencana yang sudah dilakukan melalui radio komunitas tetap tinggi dilakukan oleh para pegiat radio komuntas dilingkar merapi,yang tergabung dalam Jalin Merapi (Jaringan Informasi Lingkar Merapi) yang berbasis Radio Komunitas atau Lembaga Penyiaran Komunitas Menurut Undang-Undang.

Rapat koordinasi Jalin Merapi yang dilaksanakan Sabtu,20 September 2014 yang berlokasi di Radio Komunitas K FM yang beralamatkan di komplek MTS Aswaja Dukun,Dsn.Tegalsari,Desa Dukun,Kecamatan Dukun,Kabupaten Magelang,Wilayah sisi Barat merapi.

Rakor yang di hadiri perwakilan crew dari radio Komunitas K FM sendiri,Rakom Lintas Merapi (Klaten),Rakom Gema Merapi ( Sleman ),Rakom Gema Swara (Srumbung,Magelang),Rakom MMC FM(Selo,Boyolali),beserta Ketua JRKI Pusat Sinam.M.Sutarno beserta beberapa staf dan jajaran JRKI Iman Abda dan Rinaldi , Junichi dari FMYY ( Rakom FMYY dari Jepang) dan Vice President for Southeast Asia Region di AMARC Asia Pacific Imam Prakoso.

Rakor yang dimulai dengan makan siang pukul 12.00 wib di rumah salah satu crew rakom k fm di samping studio,dilanjutkan diskusi di ruang perpustakaan samping studio K FM. Diskusi awal memberikan waktu untuk masing-masing perwakilan radio komunitas  untuk update perkembangan kondisi dan keberjalanan masing-masing radio komunitas saat ini. Dilanjutkan diskusi untuk menceritakan dan evaluasi sejarah radio komunitas,dan kegiatan apa saja yang telah dilakukan selama berdiri menghadapi bencana meletus gunung merapi melalui radio komunitas kegiatan On Air maupun Non Air.

Diskusi yang di moderatori oleh Imam Prakoso ini dilanjutkan evaluasi dan langkah yang akan dilakukan kedepan oleh radio komunitas untuk sinergikan dengan pihak-pihak terkait penanggulangan bencana daerahnya masing-masing. Khususnya disenergikan dengan pemerintahan daerah,di akui keberadaannya namun belum jelas posisi dan tukposinya sebagai apa yang harus segera di gali dan di musyawarahkan bersama.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.00 wib ini meninggalan sedikit agenda soal pendakian massal gunung merapi bersama jalin merapi yang rencana akan diadakan tanggal 18-19 Oktober 2014,untuk teknis dan sistem nanti akan dibicarakan sambil jalan melalui sosial media. Dan soal persiapan JMR (Jagongan Media Rakyat) di Yogyakarta.

Untuk rakor berikutnya di rencanakan di Rakom Gema Merapi di Cangkringan,Sleman ,Yogyakarta.

Bayu Sapta Nugraha-Rakom K FM Magelang
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

Streaming K FM

Artikel Sering Dikunjungi

 
Copyright © 2011. Rakom K FM MAGELANG . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from CBS News