Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Magelang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Magelang. Tampilkan semua postingan
8 Feb 2017
8 Jan 2016
04.42
Demo Tuntut Tambang Di Tutup,3 Gubug Di Bakar
Magelang - Unjuk rasa warga masyarakat sekitar lokasi penambangan di sungai Bebeng yang masuk wilayah Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang,Jawa Tengah ini menuntut Penambangan Galian Golongan C ditutup pada Jumat, 8 Januari 2016 yang berlokasi di sekitaran area tambang.
Sekitar 250 massa dengan perwakilan korlap Widodo warga Kemiren srumbung ini, dalam orasinya memberikan tuntutan untuk menutup tambang Galian Gol C ini segera dengan dalih kegiatan tambang ini merusak ekosistem lingkungan hidup terutama tumbuhan lereng merapi dimana tumbuhan tersebut hasil dari penghijauan oleh Warga dan relawan.
Selain itu dengan adanya penambangan di perkirakan akan mengancam keselamatan waga dari bahaya banjir lahar dingin merapi yang di perkirakan bisa meluap,karena di bagian hulu sungai dilakukan penambangan manual juga yang tergabung dalam CV Sapu Jagad.
Dalam aksi massa ini telah merubuhan dan membakar 3 gubug milik CV Sapu Jagad yang berada di sekitaran lokasi tambang tersebut. Dimana 2 dari gubug yang di bakar yang berfungsi sebagai TPR ( Tempat Pemungutan Retribusi) Truk oleh kelompok Punokawan di daerah Begoadem dan Kondang, sedangkan lainnya gubug biasa yang berguna untuk tempat bermalam ataupun istirahat para penambang.
Kegiatan Unjuk Rasa ini di amankan sekitar 150 personil Kepolisian yang langsung di terjunkan dari Polres Magelang dan di dukung oleh segenap jajaran Polsek Srumbung yang di pimpin langsung ole Kapolres Magelang.
“Bahwa Pihak Kepolisian tidak melarang kegiatan unjuk rasa ini,silahkan kalau mau menyampaikan aspirasi,namun dengan catatan jangan anarkis”, terang Kapolres Magelang Ajun Komisaris Besar Polisi Zain Dwi Nugroho, SH,SIK, MSi, saat ditemui di lokasi.
_Radio Komunitas K FM Magelang_
Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
Sekitar 250 massa dengan perwakilan korlap Widodo warga Kemiren srumbung ini, dalam orasinya memberikan tuntutan untuk menutup tambang Galian Gol C ini segera dengan dalih kegiatan tambang ini merusak ekosistem lingkungan hidup terutama tumbuhan lereng merapi dimana tumbuhan tersebut hasil dari penghijauan oleh Warga dan relawan.
Selain itu dengan adanya penambangan di perkirakan akan mengancam keselamatan waga dari bahaya banjir lahar dingin merapi yang di perkirakan bisa meluap,karena di bagian hulu sungai dilakukan penambangan manual juga yang tergabung dalam CV Sapu Jagad.
Dalam aksi massa ini telah merubuhan dan membakar 3 gubug milik CV Sapu Jagad yang berada di sekitaran lokasi tambang tersebut. Dimana 2 dari gubug yang di bakar yang berfungsi sebagai TPR ( Tempat Pemungutan Retribusi) Truk oleh kelompok Punokawan di daerah Begoadem dan Kondang, sedangkan lainnya gubug biasa yang berguna untuk tempat bermalam ataupun istirahat para penambang.
Kegiatan Unjuk Rasa ini di amankan sekitar 150 personil Kepolisian yang langsung di terjunkan dari Polres Magelang dan di dukung oleh segenap jajaran Polsek Srumbung yang di pimpin langsung ole Kapolres Magelang.
“Bahwa Pihak Kepolisian tidak melarang kegiatan unjuk rasa ini,silahkan kalau mau menyampaikan aspirasi,namun dengan catatan jangan anarkis”, terang Kapolres Magelang Ajun Komisaris Besar Polisi Zain Dwi Nugroho, SH,SIK, MSi, saat ditemui di lokasi.
_Radio Komunitas K FM Magelang_
Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
26 Nov 2015
20.09
Magelang – Penemuan kerangka manusia di hutan lereng merapi sisi barat ini menggegerkan masyarakat Ngargomulyo,Kecamatan Dukun,Kabupaten Magelang Jawa Tengah pada Kamis 26 November 2015 pada sore menjelang malan.
Kerangka manusia yang terdiri dari Tengkorak kepala, tulang iga dan sebagian tulang kaki serta jerohan dan sedikit beberapa helai rambut menempel di beberapa titik kerangka itu di temukan di Hutan Tegal Tempel masuk di atas Dusun Ngandong,Desa Ngargomulyo,Kecamatan Dukun,Magelang pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 wib oleh salah warga bernama Yayuk yang sedang mencari burung di sekitaran lokasi penemuan kerangka.
Dari keterangan Yayuk yang di kumpulkan oleh jajaran Polsek Dukun mengungkapkan saat dia mencari burung mencium bau busuk dan melihat beberapa kerangka manusia yang sudah terpisah. Selanjutnya Yayuk melaporkan ke Kepala Desa Ngargomulyo dan di teruskan ke Polsek Dukun.
Kapolsek Dukun Iptu sudajarrwanto,SH, setelah mendapatkan laporan jam.19.00 wib bersama anggota dan Tim Indentifikasi Polres Magelang di pimpin leh Kasat Reskrim AKP I Rindi Wicaksono mendatangi lokasi penemuan kerangka untuk melaksakan olah TKP dan Indentifikasi tulang tulang yang ada dan di dampingi dokter dari Puskesman Dukun.
Iptu Sudjarwanto,SH saat di lokasi menuturkan kepada awak media “ Bahwa Diketemukan Tengkorak kepala, tulang iga , tulang belakang,jerohan dan sedikit rambut yang posisi satu dengan yang lainya sudah terpisah,sehingga tim Indentifikasi Polres Magelang dan Dokter dari Puskesmas Dukun kesulitan untuk menetukan jenis kelamin kerangka tersebut”.
“Diterangkan jenis kelamin kerangka tersebut diperkirakan berjenis kelamin perempuan dab nerkisar usia 40 tahun, dan meninggal kurang lebih tiga puluh hari” terang Kepala Puskesmas Dukun dr Eddy.
Setelah proses indentifikasi selesai dan kerangka dikumpulkan jadi satu ,kerangka tersebut di serahkan ke pihak Kepala Desa Ngargomulyo untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dusun Kalibening,Desa Kalibening,Kecamatan Dukun,Kab.Magelang Jawa Tengah.
Rakom K FM – Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
Kerangka Manusia Di Temukan Di Hutan Merapi
![]() | |||
| Kerangka Kepala yang ditemukan di Hutan Merapi. Doc Polsek Dukun |
Kerangka manusia yang terdiri dari Tengkorak kepala, tulang iga dan sebagian tulang kaki serta jerohan dan sedikit beberapa helai rambut menempel di beberapa titik kerangka itu di temukan di Hutan Tegal Tempel masuk di atas Dusun Ngandong,Desa Ngargomulyo,Kecamatan Dukun,Magelang pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 wib oleh salah warga bernama Yayuk yang sedang mencari burung di sekitaran lokasi penemuan kerangka.
Dari keterangan Yayuk yang di kumpulkan oleh jajaran Polsek Dukun mengungkapkan saat dia mencari burung mencium bau busuk dan melihat beberapa kerangka manusia yang sudah terpisah. Selanjutnya Yayuk melaporkan ke Kepala Desa Ngargomulyo dan di teruskan ke Polsek Dukun.
Kapolsek Dukun Iptu sudajarrwanto,SH, setelah mendapatkan laporan jam.19.00 wib bersama anggota dan Tim Indentifikasi Polres Magelang di pimpin leh Kasat Reskrim AKP I Rindi Wicaksono mendatangi lokasi penemuan kerangka untuk melaksakan olah TKP dan Indentifikasi tulang tulang yang ada dan di dampingi dokter dari Puskesman Dukun.
Iptu Sudjarwanto,SH saat di lokasi menuturkan kepada awak media “ Bahwa Diketemukan Tengkorak kepala, tulang iga , tulang belakang,jerohan dan sedikit rambut yang posisi satu dengan yang lainya sudah terpisah,sehingga tim Indentifikasi Polres Magelang dan Dokter dari Puskesmas Dukun kesulitan untuk menetukan jenis kelamin kerangka tersebut”.
“Diterangkan jenis kelamin kerangka tersebut diperkirakan berjenis kelamin perempuan dab nerkisar usia 40 tahun, dan meninggal kurang lebih tiga puluh hari” terang Kepala Puskesmas Dukun dr Eddy.
Setelah proses indentifikasi selesai dan kerangka dikumpulkan jadi satu ,kerangka tersebut di serahkan ke pihak Kepala Desa Ngargomulyo untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dusun Kalibening,Desa Kalibening,Kecamatan Dukun,Kab.Magelang Jawa Tengah.
Rakom K FM – Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
21 Okt 2015
05.12
Magelang – Ratusan buruh pabrik di Kabupaten Magelang melakukan aksi damai pada hari Rabu 21 Oktober 2015 sekitar pukul 08.35-11.00 wib berlokasi di depan Kantor Bupati Magelang untuk menuntut kenaikan Upan Minimum Kerja di wilayah Kabupaten Magelang.
Aksi damai dari Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasinonal (FKSPN ) menuntuk kenaikan UMK Kabupaten Magelang tahun 2016 naik ,yang awalnya sebesar Rp 1.400.000,- ( Satu juta Empat Ratus Ribu Rupiah ) menjadi Rp 1.489.589. Dengan kenaikan sebesar Rp. 89.589.
Tuntutan ini berdasarkan akan Kebutuhan Hidup Layak ( KHL ) yang di nilai belum sesuai dengan keadaan perekonomian wilayah Magelang saat ini, maka dari FKSPN meminta agar UMK tahun 2016 dinaikan.
Selain menuntut kenaikan UMK dalam orasinya H.Rahmad IRianto ( Ketua DPD KSPN Kab. Magelang ) selaku Koodinator Lapangan ( Korlap ) menyampaikan tuntutan antara lain “Menolak usulan Peraturan Pemerintah (PP) yang diberlakukan terhitung Oktober 2015 soal UMK Kab Magelang saat ini”.
Kepala Dinakersostrans Kab. Magelang memberi tanggapan untuk tuntutan dari para buruh ini akan disampaikan kepada Bupati Magelang yang tidak bisa menemui sehingga akan segera di rekomendasikan ke Guburner Jawa Tengah sesuai mekanisme.
Aksi damai buruh ini berjalan dengan lancar dan tertib dengan kawalan ratusan personil kepolisan dari dari Polres Magelang dan Satuan Pamong Praja Kabupaten Magelang.
- Rakom K FM Magelang- Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
Demo Ratusan Buruh Tuntut Kenaikan UMK Kabupaten Magelang
![]() |
| Demo Buruh FKSPN Kab Magelang menuntut kenaikan UMK tahun 2016 di Depan Kantor Bupati Magelang 21/10/2015 |
Aksi damai dari Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasinonal (FKSPN ) menuntuk kenaikan UMK Kabupaten Magelang tahun 2016 naik ,yang awalnya sebesar Rp 1.400.000,- ( Satu juta Empat Ratus Ribu Rupiah ) menjadi Rp 1.489.589. Dengan kenaikan sebesar Rp. 89.589.
Tuntutan ini berdasarkan akan Kebutuhan Hidup Layak ( KHL ) yang di nilai belum sesuai dengan keadaan perekonomian wilayah Magelang saat ini, maka dari FKSPN meminta agar UMK tahun 2016 dinaikan.
Selain menuntut kenaikan UMK dalam orasinya H.Rahmad IRianto ( Ketua DPD KSPN Kab. Magelang ) selaku Koodinator Lapangan ( Korlap ) menyampaikan tuntutan antara lain “Menolak usulan Peraturan Pemerintah (PP) yang diberlakukan terhitung Oktober 2015 soal UMK Kab Magelang saat ini”.
Kepala Dinakersostrans Kab. Magelang memberi tanggapan untuk tuntutan dari para buruh ini akan disampaikan kepada Bupati Magelang yang tidak bisa menemui sehingga akan segera di rekomendasikan ke Guburner Jawa Tengah sesuai mekanisme.
Aksi damai buruh ini berjalan dengan lancar dan tertib dengan kawalan ratusan personil kepolisan dari dari Polres Magelang dan Satuan Pamong Praja Kabupaten Magelang.
- Rakom K FM Magelang- Bayu Sapta Nugraha
![]() |
| Salah satu demonstran FKSPN Kab Magelang sedang melakukan orasi tuntutan |
![]() |
| Spanduk Tuntutan FKSPN Kab Magelang saat unjuk raksa di depan Kantor Bupati Magelang 21/10/2015 |
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
12 Okt 2015
00.06
Petani Cabe Di Srumbung Aksi Turun Jalan
Magelang – Petani cabe Magelang turun kejalan melakukan aksi unjuk rasa kekecewaan karena harga cabe merosot tajam di pasaran saat ini.
Beberapa waktu yang lalu dimana kita semua mengetahui bahwa harga cabe memang cukup tinggi menembus angka 50 ribu rupiah per kilonya dan mampu meningkatkan kesehjateraan petani cabe di Magelang. Namun saat ini harga cabe di pasaran turun dratis hingga mencapai 5 ribu per kilo gramnya.
Dan secara spontanitas warga Petani di dua Desa di kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang yakni Desa Polengan dan Desa Beringin melakukan aksi unjuk rasa untuk melampiaskan rasa kekecewaan dan kekesealannya karena harga cabe turun draktis dan para petani mengalami banyak kerugian. Dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan Nur Waluyo pada Hari senin 12 Oktober 2015 sekita Pukul 10.00 s/d 11.00 wib yang bertempat di Jalan raya gulon Argosoko tepatnya di Dusun Gejayan ,Desa Polengan,Kec.Srumbung.
Aksi dengan pembacaan orasi juga penyebaran satu karung Cabe berisi kurang lebih lima belas kilo gram di jalan raya ini di jaga ketat oleh jajaran kepolisian Polsek Srumbung,serta di liput puluhan wartawan dari berbagai media.
Rakom K FM- Bayu Sapta N
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
Beberapa waktu yang lalu dimana kita semua mengetahui bahwa harga cabe memang cukup tinggi menembus angka 50 ribu rupiah per kilonya dan mampu meningkatkan kesehjateraan petani cabe di Magelang. Namun saat ini harga cabe di pasaran turun dratis hingga mencapai 5 ribu per kilo gramnya.
Dan secara spontanitas warga Petani di dua Desa di kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang yakni Desa Polengan dan Desa Beringin melakukan aksi unjuk rasa untuk melampiaskan rasa kekecewaan dan kekesealannya karena harga cabe turun draktis dan para petani mengalami banyak kerugian. Dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan Nur Waluyo pada Hari senin 12 Oktober 2015 sekita Pukul 10.00 s/d 11.00 wib yang bertempat di Jalan raya gulon Argosoko tepatnya di Dusun Gejayan ,Desa Polengan,Kec.Srumbung.
Aksi dengan pembacaan orasi juga penyebaran satu karung Cabe berisi kurang lebih lima belas kilo gram di jalan raya ini di jaga ketat oleh jajaran kepolisian Polsek Srumbung,serta di liput puluhan wartawan dari berbagai media.
Rakom K FM- Bayu Sapta N
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
11 Okt 2015
6 Okt 2015
03.29
Magelang- Seorang perempuan lansia umur 54 tahun di temukan gantung diri di dapur rumahnya. Korban dengan inisial KS yang ber alamatkan di Dusun Sewukan Tegal, Desa Sewukan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, di temukan sudah tidak bernyawa di dapur rumahnya selasa 6 oktober 2015 pukul 05.00 wib.
Perempuan Lansia Di Temukan Gantung Diri Di Dapur
![]() |
| Kapolsek beserta jajaran sedang akan melakukan olah TKP |
5 Okt 2015
03.22
Magelang (3/10/15) -Pamflet yang merupakan anggota dari Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK) bekerja sama dengan Project in Collective (PIC) mengajak anak muda Magelang untuk membuat karya-karya
kreatif bertema pelanggaran Hak Asasi Manusia.
Anak Muda dan Hak Asasi Manusia
![]() |
| Acara Diskusi Sedang Berlangsung dalam Ruangan |
11 Sep 2015
04.34
Kurir Sabu di Tangkap Di Magelang
Magelang- Adanya kegiatan operasi rutin oleh jajaran Polres Magelang akhir akhir ini mampu mengurangi kejadian tindak Kejahatan di wilayah Polres Magelang.
Seperti halnya yang dilakukan pada Kamis 10 September 2015 sekitar pukul 23.45 Wib yang berlokasi di Family Swalayan Mertoyudan Magelang Sat Reskrim Narkoba Polres Magelang dalam Operasi Kepolisian yang langsung mana para perwira langsung ikut terjun dalam operasi tersebut yakni Pengendali Kasat Narkoba Polres Magelang AKP Eko Sambodo, Pawas Polres Magelang AKP Rahmad Efendi S Sos, Kapolsek Mertoyudan AKP Sugiyanto SH, Kapolsek Tegalrejo AKP Rinto, Kapolsek Pakis IPTU Suwidodo, Kapolsek Candimulyo AKP Mudiyanto , KBO sabhara IPTU Dimas dan 47 anggota polres serta Polsek distrik Tegalrejo.
Kasubbag Humas AKP Edy Sukrisno dalam jumpa persnya mengungkapkan “ Dalam mencegah Kejahatan guna melindungi Masyarakat Kepolisian Res Magelang telah mengadakan salah satu kegiatan rutin berupa Operasi Kepolisian yang di tingkatkan ( Gabungan ) dengan sasaran narkoba, sajam, bahan peledak, curas/curat dan pelanggaran / penyakit masyarakat lainnya”.
“ Dalam operasi tersebut Kepolisian telah menindak pelanggar lalulintas dengan barang bukti Ranmor Roda dua jumlah 3, STNK 10, dan sim 6, juga menangkap salah satu tersangka Kurir dan Barang bukti Narkoba gol I jenis Sabu sabu yang saat itu dari keterangantersangka mau diantar ke Yogjakarta”,Terang Kasubbag Humas Polres Magelang.
Sedangkan Kasat Reserse Narkoba Polres Magelang AKP Eko Sambodo S.Sos menjelaskan kronologi penangkapan tersangka kurir sabu ini yakni “Saat Operasi Kepolisian yang di tingkatkan telah berhasil mengamankan / menangkap Kurir Narkoba beserta barang Bukti Narkoba Gol I jenis Sabu sabu seberat 50 gram seharga kurang lebih Rp. 70.000.000,-(tujuh puluh juta rupiah) yang terbungkus lakban coklat dan dimasukan dalam kardus makanan ringan dengan tersangka berinisial SP (residivis)yang beralamatkan Kemirirejo , Magelang Tengah”.
Ternyata tersangka merupakan Residivis masih dalam BP ( Bulan Pengawasan ) selama enam bulan setelah menjalani hukuman selama 18 Bulan dengan kasus yang sama. Dari keterangan tersangka barang tersebut diambil di Semarang yang sedianya mau di kirim ke Yogjakarta, Tersangka yang saat itu lewat TKP dengan mengendari sepeda motor mengetahui adanya operasi dia berhenti dan melarikan diri meninggalkan sepeda motor di tengah jalan, dengan sigap petugas melakukan pengejaran dan saat mau di tangkap tersangka melakukan perlawanan kepada petugas Kepolisian, namun ahkirnya petugas bisa menangkap tersangka dan barang bukti utuk selanjutnya di bawa ke Polres Magelang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Dengan pelanggaran hukum ini tersangka di jerat dengan pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara.
- Bayu Sapta . N ( Rakom K FM Magelang )
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
Seperti halnya yang dilakukan pada Kamis 10 September 2015 sekitar pukul 23.45 Wib yang berlokasi di Family Swalayan Mertoyudan Magelang Sat Reskrim Narkoba Polres Magelang dalam Operasi Kepolisian yang langsung mana para perwira langsung ikut terjun dalam operasi tersebut yakni Pengendali Kasat Narkoba Polres Magelang AKP Eko Sambodo, Pawas Polres Magelang AKP Rahmad Efendi S Sos, Kapolsek Mertoyudan AKP Sugiyanto SH, Kapolsek Tegalrejo AKP Rinto, Kapolsek Pakis IPTU Suwidodo, Kapolsek Candimulyo AKP Mudiyanto , KBO sabhara IPTU Dimas dan 47 anggota polres serta Polsek distrik Tegalrejo.
Kasubbag Humas AKP Edy Sukrisno dalam jumpa persnya mengungkapkan “ Dalam mencegah Kejahatan guna melindungi Masyarakat Kepolisian Res Magelang telah mengadakan salah satu kegiatan rutin berupa Operasi Kepolisian yang di tingkatkan ( Gabungan ) dengan sasaran narkoba, sajam, bahan peledak, curas/curat dan pelanggaran / penyakit masyarakat lainnya”.
“ Dalam operasi tersebut Kepolisian telah menindak pelanggar lalulintas dengan barang bukti Ranmor Roda dua jumlah 3, STNK 10, dan sim 6, juga menangkap salah satu tersangka Kurir dan Barang bukti Narkoba gol I jenis Sabu sabu yang saat itu dari keterangantersangka mau diantar ke Yogjakarta”,Terang Kasubbag Humas Polres Magelang.
Sedangkan Kasat Reserse Narkoba Polres Magelang AKP Eko Sambodo S.Sos menjelaskan kronologi penangkapan tersangka kurir sabu ini yakni “Saat Operasi Kepolisian yang di tingkatkan telah berhasil mengamankan / menangkap Kurir Narkoba beserta barang Bukti Narkoba Gol I jenis Sabu sabu seberat 50 gram seharga kurang lebih Rp. 70.000.000,-(tujuh puluh juta rupiah) yang terbungkus lakban coklat dan dimasukan dalam kardus makanan ringan dengan tersangka berinisial SP (residivis)yang beralamatkan Kemirirejo , Magelang Tengah”.
Ternyata tersangka merupakan Residivis masih dalam BP ( Bulan Pengawasan ) selama enam bulan setelah menjalani hukuman selama 18 Bulan dengan kasus yang sama. Dari keterangan tersangka barang tersebut diambil di Semarang yang sedianya mau di kirim ke Yogjakarta, Tersangka yang saat itu lewat TKP dengan mengendari sepeda motor mengetahui adanya operasi dia berhenti dan melarikan diri meninggalkan sepeda motor di tengah jalan, dengan sigap petugas melakukan pengejaran dan saat mau di tangkap tersangka melakukan perlawanan kepada petugas Kepolisian, namun ahkirnya petugas bisa menangkap tersangka dan barang bukti utuk selanjutnya di bawa ke Polres Magelang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Dengan pelanggaran hukum ini tersangka di jerat dengan pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara.
- Bayu Sapta . N ( Rakom K FM Magelang )
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
10 Sep 2015
21.00
Sertijab Empat Kapolsek di Kabupaten Magelang
Magelang - Kamis, 10 September 2015 pukul 09.30 wib yang bertempat di Halaman Mapolres Magelang telah di berlangsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sebanyak empat Kapolsek dalam jajaran Polres Magelang.
Acara dengan pengambilan sumpah dan janji oleh Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho SIK, MSi di saksikan oleh Waka Polres, Kabag, Kasat, Perwira,Brigadir, serta tamu undangan terdiri yang terdiri dari Muspika dan Bhayangkari.
Berdasarkan Surat Printah Kapolres Magelang Nomor : Sprin / 564 / IX / 2015, tanggal 8 September 2015, empat Kapolsek tersebut yakni 1. Kapolsek Dukun Iptu Sujarwanto sebelumnya menjabat Kanit Reident Lantas res Magelang menggantikan AKP Eko Mardiyanto SH yang melaksanakan pendidikan Sespima,2. Kapolsek Sawangan IPTU Supriyono,SH sebelumnya menjabat Kasiwas Polres Magelang menggantikan AKP T. Haryono yang menduduki jabatan
baru sebagai Kapolsek Salam menggantikan pejabat lama AKP Darmaji SH yang telah meninggal dunia karena sakit, 3.Kapolsek Salaman IPTU Sudarto yang sebelumnya menjabat Kasium Polres Magelang menggantikan AKP Sulistyo,yang di pindah sebagai Perwira Polres Magelang dikarena dalam kondisi sakit.
Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho SIK, M.Si dalam amanatnya menyampaikan “ Bahwa pergantian jabatan ini adalah merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier personil Polri yang perlu dan lazim dalam rangka penyegaran awak organisasi, sekaligus sebagai upaya peningkatan kinerja Polri dalam memberikan layanan publik yang lebih baik, melindungi dan mengayomi masyarakat serta menegakan Hukum”.
Selain sertijab Kapolsek , Polres Magelang juga dengan berdasarkan Surat Keputusan Kapolres Magelang Nomor : ST / 476 / IX /2015, tanggal 6 September 2015, tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polres Magelang, telah mengadakan mutasi kepada Inpektur dan Brigadir Polri dilingkungan Polres Magelang sebanyak 80 ( delapan puluh ) personil yang di tugaskan di Staf Polres Magelang maupun di Polsek jajaran.
- Bayu Sapta N. ( Radio Komunitas K FM Magelang )
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
Acara dengan pengambilan sumpah dan janji oleh Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho SIK, MSi di saksikan oleh Waka Polres, Kabag, Kasat, Perwira,Brigadir, serta tamu undangan terdiri yang terdiri dari Muspika dan Bhayangkari.
Berdasarkan Surat Printah Kapolres Magelang Nomor : Sprin / 564 / IX / 2015, tanggal 8 September 2015, empat Kapolsek tersebut yakni 1. Kapolsek Dukun Iptu Sujarwanto sebelumnya menjabat Kanit Reident Lantas res Magelang menggantikan AKP Eko Mardiyanto SH yang melaksanakan pendidikan Sespima,2. Kapolsek Sawangan IPTU Supriyono,SH sebelumnya menjabat Kasiwas Polres Magelang menggantikan AKP T. Haryono yang menduduki jabatan
baru sebagai Kapolsek Salam menggantikan pejabat lama AKP Darmaji SH yang telah meninggal dunia karena sakit, 3.Kapolsek Salaman IPTU Sudarto yang sebelumnya menjabat Kasium Polres Magelang menggantikan AKP Sulistyo,yang di pindah sebagai Perwira Polres Magelang dikarena dalam kondisi sakit.
Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho SIK, M.Si dalam amanatnya menyampaikan “ Bahwa pergantian jabatan ini adalah merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier personil Polri yang perlu dan lazim dalam rangka penyegaran awak organisasi, sekaligus sebagai upaya peningkatan kinerja Polri dalam memberikan layanan publik yang lebih baik, melindungi dan mengayomi masyarakat serta menegakan Hukum”.
Selain sertijab Kapolsek , Polres Magelang juga dengan berdasarkan Surat Keputusan Kapolres Magelang Nomor : ST / 476 / IX /2015, tanggal 6 September 2015, tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polres Magelang, telah mengadakan mutasi kepada Inpektur dan Brigadir Polri dilingkungan Polres Magelang sebanyak 80 ( delapan puluh ) personil yang di tugaskan di Staf Polres Magelang maupun di Polsek jajaran.
- Bayu Sapta N. ( Radio Komunitas K FM Magelang )
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .
31 Agu 2015
19.56
Operasi Jaran Polres Magelang Amankan 25 Unit Motor
Magelang- Balap liar yang masih sering terjadi di beberapa titikwilayah Kabupaten Magelang ini semakin meresahkan masyarakat dan penguna jalan lainnya,salah satunya di jalur langganan balapliar setiap malam yakni di jalan pemuda Muntilan titik area RSPD Magelang yang notabanenya sebagai jalur Jogja-Magelang.
29 Jul 2015
06.53
PEMBUKAAN INTERNATIONAL OLIMPIAD ON ASTRONOMI AND ASTROPHYSYCS( IAAO) TAHUN 2015
Magelang - Senin 27 Juli 2015 sekitar pukul 20.30 s/d 22.30 wib, bertempat di Lapangan Asobya Komplek Taman Candi Borobudur telah dilaksanakan Upacara Pembukaan International Olimpiad On Astronomi And Astrophysycs ( IAAO) Tahun 2015, kegiatan di buka langsung oleh
Menteri Pendidikan RI Anies Bawasden,Ph.d .
Menteri Pendidikan RI Anies Bawasden,Ph.d .
28 Jul 2015
01.05
Halal Bi Halal Lintas Agama di Magelang
Magelang – Masih dalam suasana hangat Hari Raya Idul Fitri tahun ini , dan berkembangan isu intoleransi antar umat beragama di Indonesia yang dapat mengancam stabilitas keamanan NKRI , maka diadakan sebuah acara guna mempererat tali silaturahmi antar sesama oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Magelang.
17 Apr 2015
3 Mar 2015
19.27
HASIL SOSIALISASI LIGA NUSANTARA BABAK PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015
Liga Nusantara siap Di gelar awal bulan April 2015 untuk wilayah Jawa Tengah,semua tim telah mulai berbenah . Dari cuplikasikan FPsalah satu kelompok seporter di Jawa Tengah,merekatelah berbagi informasi seputar update Liga Nusantara wil jawa tengah yakni sebagai berikut:
Tercatat 26 klub calon peserta Liga Nusantara Babak Provinsi Jateng Tahun 2015. Jika nanti pesertanya hanya 18 klub, maka skema yang akan digunakan adalah:
Tercatat 26 klub calon peserta Liga Nusantara Babak Provinsi Jateng Tahun 2015. Jika nanti pesertanya hanya 18 klub, maka skema yang akan digunakan adalah:
Langganan:
Postingan (Atom)















