RADIO KOMUNITAS K FM MAGELANG
GAWE ADEM LAN AYEM
Jln.Muntilan-Dukun,Km 5,Komplek Lantai 2 MTS Aswaja Dukun,Kecamatan Dukun

.

Kicauan @RakomKFM

Selamat Anda Pengunjung Yang Ke-

Translate

Gratis Download Audio Sangkala JRKI

http://rakomkfm.blogspot.com/. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Dukun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dukun. Tampilkan semua postingan

8 Feb 2017

Anggota Polsek Hentikan Kendaraan Bermuataan Berlebih

RakomKFM - Magelang - Kebiasaan petani naik mobil bak terbuka untuk mengangkut jerami terus ditertibkan. Pasalnya, hal ini dinilai membahayakan dan melanggar peraturan lalu lintas.

5 Jun 2016

Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia: Warga Keningar Edukasi Lingkungan Sekitar

Magelang – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia Minggu,5 Juni 2016 Anak-anak dan Warga Desa Keningar Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang melakukan kegiatan Eduksi dan Penyadaran terhadap mereka akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar khususnya wilayah lereng Gunung Merapi yang mereka tinggali.

Dalam edukasi kali ini salah satu cara yakni menolak ijin pertambangan dengan dasar  keprihatinan dan mirisnya hati masyarakat melihat keadaan wilayah keningar telah rusak parah akibat pertambangan yang serampangan dan sangat tidak manusiawi serta tidak memiliki rasa tanggung jawab untuk keberlanjutan hidup.

Dalam pers rilsnya oleh salah satu tokoh FMPL ( Forum Masyarakat Peduli Lingkungan) menyebutkan “ Wilayah kami sangat indah bisa hidup guyub rukun dengan alam yang masih alami dan terjaga, akan tetapi ditahun 1996 awal datangnya raksasa besi ( eksxcavtor / beckhoe ) membuat alam kami berubah 180 derajat dan telah memporak-porandakan serta menghancurkan lahan kami yang sangat subur yaitu tanah khas desa”.

“Maka dari itu kami sangat getol untuk menolak pertambangan dan kami akan berusaha menolak tambang sampai titik darah penghabisan” terang Warto yang sebagai warga keningar juga koordinator FMPL

Masyarakat Keningar yang mayoritas mata panca pehariannya adalah Petani yang mengerjakan ladang persawahan di sekitar pemukiman penduduk tentunya membutuhkan aliran air,sedangkan stock mata air mereka di beberapa titik sudah mulai hilang.

Seperti yang di jelaskan Sartono ketua  GaPokTan (Gabungan Kelompok Tani) Desa Keningar menuturkan “Luas lahan pertaniann yang telah rusak akibat pertambngan telah mencapai 50Ha, tanah wilayah kami menjadi lobang-lobang besar dan kontur tidak beraturan serta hanya tinggal bebatuan limbah tambang pasir membuat kesulitan para peternak untuk mendapatkan asupan pakan hewan-hewan ternak masyarakat kami, yang sangat menyedihkan lagi kenapa penambang begitu meninggalkan saja tanpa menata lahan kembali agar rumput bisa tumbuh lagi”.

“Lapisan tanah subur sudah hilang sehingga untuk memulihkan kembali seperti semula sangat memerlukan waktu yang cukup panjang,mungkin bisa beratus-ratus tahun lamanya. Saya sangat heran kenapa pemerintah hanya diam saja tidak memikirkan rakyatnya dan tidak memikirkan generasi yang akan datang anak cucu cicit kami”, imbuhnya.

“Saya sangat sedih ketika dulu air melimpah tetapi dengan adanya tambang menjadikan beberapa titik mata air mati membuat debit air berkurang sehingga merubah budaya tahunan memanen ikan dikolam-kolamdipekarangan warga  sehari menjelang lebaran, dengan berkurangnya air pada tahun 2005 ,kami berinisiasi untuk mengelola air dengan cara membuat instalasi ke rumah-rumah dengan peralon dan diberi  kran agar orang lebih menghemat air dan mencintai air”, Tegas Warto.

Desa Keningar juga masuk Kawasan Rawan Bencana ( KRB III Ring I ) Gunung Merapi yang berbatasan langsung dengan TNGM ( Taman Nasional Gunung Merapi ) yang seharusnya dikelola dengan baik dan bertanggung jawab tanpa merusak. Dengah harapan masyarakat Keningar bisa hidup nyaman berdampingan dengan Alam secara bijaksana.

_BSN_Rakom K FM Magelang

Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

12 Des 2015

Gelar Budaya dan Potensi Desa Lereng Merapi Siap Di Gelar

Magelang – Semangat pemuda pemudi harapan bangsa di bidang kesenian masih terus di galakan untuk mempertahankan kebudayaan lokal,serta kepedulian akan kemajuan desa juga di kolaborasikan dalam semangat ini.

Salah satunya semangat Pemuda Pemudi yang tergabung di Karang Taruna Manunggal Karsa Desa Dukun,Kecamatan Dukun,Kab.Magelang,Jawa Tengah sedang sibuk mempersiapan agenda tahunan yakni Gelar Budaya dan Potensi Desa Jilid II pada tahun 2015 ini. Di mana acara akan dilaksanakan  hari Sabtu-Minggu Tanggal 19-20 Desember 2015 yang berlokasi di Lapangan Desa Dukun,Kecamatan Dukun.

Agenda kali ini di adakan guna melestarikan kebudayaan lokal dan memperkenalkan potensi Desa Dukun khususnya serta Desa Desa lain di Kecamatan Dukun yang terkonsep pada stand pameran UMKM masyarakat lereng Merapi ini. Yang akan di isi pentas seni dari beberapa wilayah Kecamatan Dukun serta hiburan lainnya.

Selain agenda Gelar Budaya dan Potensi Desa ini akan ada acara menarik lainya yakni Resik Kali ( Bersih Sungai ) serta penanaman pohon aren sebagai resapan air masa depan yang di laksanakan oleh masyarakat sekitar sungai,Siswa Siswi perwakilan sekolahan di area Desa Dukun dari tingkat SD-SMA sekaligus menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini,serta perangkat desa dan muspika. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan Sabtu pagi 19 Desember 2015 di sungai kretegan.

Setelah acara Bersih Sungai akan dilanjutkan ritual jawa untuk menghargai mata air yang masih mengalir sebagai berkah dari Tuhan YME , ritual ini bertajuk “Mbangung Asmara Tirto” yang bermakna membangkitkan rasa cinta terhadap air dalam waktu kapanpun,serta air menjadi salah satu sumber kehidupan manusia. Ritual ini rencana akan dilaksanakan di Sendang Ringin di Dusun Tegalsari,Desa Dukun,Kecamatan Dukun deengan konsep jawa kuno yang mana air yang berasal dari mata air akan di masukan dalam kendi dan diarak menuju lapangan desa.

Kesenian yang akan ikut memeriahkan gelar budaya ini adalaha Dadung awuk,Topeng ireng,Campur Anak ,Reog Ponorogo,Kubro siswo. Serta untuk live musik akan di isi Keroncong lokal serta musik regge.


Untuk pameran sendiri akan di ikuti stand dari 18 Dusun di Desa Dukun,14 perwakilan Desa di Kecamatan Dukun,serta beberapa stand umum yang mendaftar.

Kegiatan ini di prakasai oleh Karang Taruna Manunggal Karsa Desa Dukun berkerja sama dengan Pihak Desa Dukun dan LPMD Dukun dan di dukung oleh beberapa sponsor.

Rakom K FM Magelang – Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

26 Nov 2015

Kerangka Manusia Di Temukan Di Hutan Merapi

Kerangka Kepala yang ditemukan di Hutan Merapi. Doc Polsek Dukun  
Magelang – Penemuan kerangka manusia di hutan lereng merapi sisi barat ini menggegerkan masyarakat Ngargomulyo,Kecamatan Dukun,Kabupaten Magelang Jawa Tengah pada Kamis 26 November 2015 pada sore menjelang malan.

Kerangka manusia yang terdiri dari Tengkorak kepala, tulang iga dan sebagian tulang kaki serta jerohan dan sedikit beberapa helai rambut menempel di beberapa titik kerangka itu di temukan di Hutan Tegal Tempel masuk di atas Dusun Ngandong,Desa Ngargomulyo,Kecamatan Dukun,Magelang pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 wib oleh salah warga bernama Yayuk yang sedang mencari burung di sekitaran lokasi penemuan kerangka.

Dari keterangan Yayuk yang di kumpulkan oleh jajaran Polsek Dukun mengungkapkan saat dia mencari burung mencium bau busuk dan melihat beberapa kerangka manusia yang sudah terpisah. Selanjutnya Yayuk melaporkan ke  Kepala Desa Ngargomulyo  dan di teruskan ke Polsek Dukun.

Kapolsek Dukun Iptu sudajarrwanto,SH, setelah mendapatkan laporan jam.19.00 wib bersama anggota dan Tim Indentifikasi Polres Magelang di pimpin leh Kasat Reskrim AKP I Rindi Wicaksono mendatangi lokasi penemuan kerangka untuk melaksakan olah TKP dan Indentifikasi tulang tulang yang ada dan di dampingi dokter dari Puskesman Dukun.

Iptu Sudjarwanto,SH saat di lokasi menuturkan kepada awak media “ Bahwa Diketemukan Tengkorak kepala, tulang iga , tulang belakang,jerohan dan sedikit rambut yang posisi satu dengan yang lainya sudah terpisah,sehingga tim Indentifikasi Polres Magelang dan Dokter dari Puskesmas Dukun kesulitan untuk menetukan jenis kelamin kerangka tersebut”.

“Diterangkan jenis kelamin kerangka tersebut  diperkirakan berjenis kelamin perempuan dab nerkisar usia 40 tahun, dan meninggal kurang lebih tiga puluh hari” terang  Kepala Puskesmas Dukun dr Eddy.

Setelah proses indentifikasi selesai dan kerangka dikumpulkan jadi satu ,kerangka tersebut di serahkan ke pihak Kepala Desa Ngargomulyo untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dusun Kalibening,Desa Kalibening,Kecamatan Dukun,Kab.Magelang Jawa Tengah.

Rakom K FM – Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

19 Okt 2015

Penambangan Manual Pasir Merapi Di Tutup Aparat

Gabungan Polsek Dukun,Koramil Dukun,Camat Dukun menutup lokasi tambang merapi 19/10/2015 di bantaran sungai blongkeng

Magelang – Penambang manual pasir merapi  di bantaran Sungai Blongkeng di tutup oleh tim gabungan Polsek Dukun,Sapol PP Kab Magelang,Camat Dukun dan Kepala Desa Wates siang tadi Senin 19 Oktober 2015 sekitar pukul 10.00 wib.

Iptu Sujarwanto,SH  Kapolsek Dukun mengungkapkan “Penutupan penambangan ini dikarenakan selama ini kegiatan penambangan belum ada izin dan mendapat komplain dari warga sekitar”.

Banyaknya keluhan masyarakat sekitar lokasi akan adanya proses penambangan tersebut yang di lakukan oleh beberapa warga sekitar lokasi juga,sehingga untuk menjaga kondisi Keamanan Ketertiban Masyrakat (Kamtibmas)   maka pemerintah daerah kabupaten Magelang memerintahkan penambangan untuk di tutup sampai waktu yang belum ditentukan. Sehingga pihak berwajib melakukan penutupan aktivitas tambang ini dan pemasangan portal police laine dijalan menuju lokasi penambangan.

Keberadaan tambang manual yang berlokasi di tanah milik warga yang berada di bantaran sungai Blongkeng  ini sudah beroperasi sejak  Agustus 2015, namun dengan adanya komplain dari warga Dusun Balong,Desa Wates dengan alasan adanya penambangan ini daerah mereka bisa terancam jiwanya apabila terjadi banjir lahar dingin merapi.

Rakom K FM Magelang - Bayu Sapta N
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

6 Okt 2015

Perempuan Lansia Di Temukan Gantung Diri Di Dapur



Kapolsek beserta jajaran sedang akan melakukan olah TKP
Magelang- Seorang perempuan lansia umur 54 tahun di temukan gantung diri di dapur rumahnya. Korban dengan inisial KS yang ber alamatkan di Dusun Sewukan Tegal, Desa Sewukan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, di temukan sudah tidak bernyawa di dapur rumahnya selasa 6 oktober 2015 pukul 05.00 wib.

31 Okt 2014

Lapangan Balai Desa Dukun Banjir Crosser

Dukun – Area merapi yang cukun menawan dan indah menarik banyak komunitas melakukan kegiatan di daerah lereng merapi ini,khusunya wilayah kecamatan Dukun,Kab.Magelang. Salah satu komunitas pecinta motor cross ini tertarik untuk berkegiatan karena banyak medan yang cukup menantang.

Medan terjal di kawasan sungai maupun bekas lokasi penambangan pasir Merapi menjadi daya tarik sendiri untuk ribuan crosser se-Jawa-Bali ikut ajang MerapiBangkit Adventure untuk unjuk gigi di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (12/10/2014).

20 Sep 2014

Rakor Jalin Merapi di Magelang

Magelang – Status gunung Merapi memang normal.tetapi rasa ingin selalu belajar soal mitigasi bencana ,evaluasi mitigasi bencana yang sudah dilakukan melalui radio komunitas tetap tinggi dilakukan oleh para pegiat radio komuntas dilingkar merapi,yang tergabung dalam Jalin Merapi (Jaringan Informasi Lingkar Merapi) yang berbasis Radio Komunitas atau Lembaga Penyiaran Komunitas Menurut Undang-Undang.

Rapat koordinasi Jalin Merapi yang dilaksanakan Sabtu,20 September 2014 yang berlokasi di Radio Komunitas K FM yang beralamatkan di komplek MTS Aswaja Dukun,Dsn.Tegalsari,Desa Dukun,Kecamatan Dukun,Kabupaten Magelang,Wilayah sisi Barat merapi.

Rakor yang di hadiri perwakilan crew dari radio Komunitas K FM sendiri,Rakom Lintas Merapi (Klaten),Rakom Gema Merapi ( Sleman ),Rakom Gema Swara (Srumbung,Magelang),Rakom MMC FM(Selo,Boyolali),beserta Ketua JRKI Pusat Sinam.M.Sutarno beserta beberapa staf dan jajaran JRKI Iman Abda dan Rinaldi , Junichi dari FMYY ( Rakom FMYY dari Jepang) dan Vice President for Southeast Asia Region di AMARC Asia Pacific Imam Prakoso.

Rakor yang dimulai dengan makan siang pukul 12.00 wib di rumah salah satu crew rakom k fm di samping studio,dilanjutkan diskusi di ruang perpustakaan samping studio K FM. Diskusi awal memberikan waktu untuk masing-masing perwakilan radio komunitas  untuk update perkembangan kondisi dan keberjalanan masing-masing radio komunitas saat ini. Dilanjutkan diskusi untuk menceritakan dan evaluasi sejarah radio komunitas,dan kegiatan apa saja yang telah dilakukan selama berdiri menghadapi bencana meletus gunung merapi melalui radio komunitas kegiatan On Air maupun Non Air.

Diskusi yang di moderatori oleh Imam Prakoso ini dilanjutkan evaluasi dan langkah yang akan dilakukan kedepan oleh radio komunitas untuk sinergikan dengan pihak-pihak terkait penanggulangan bencana daerahnya masing-masing. Khususnya disenergikan dengan pemerintahan daerah,di akui keberadaannya namun belum jelas posisi dan tukposinya sebagai apa yang harus segera di gali dan di musyawarahkan bersama.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.00 wib ini meninggalan sedikit agenda soal pendakian massal gunung merapi bersama jalin merapi yang rencana akan diadakan tanggal 18-19 Oktober 2014,untuk teknis dan sistem nanti akan dibicarakan sambil jalan melalui sosial media. Dan soal persiapan JMR (Jagongan Media Rakyat) di Yogyakarta.

Untuk rakor berikutnya di rencanakan di Rakom Gema Merapi di Cangkringan,Sleman ,Yogyakarta.

Bayu Sapta Nugraha-Rakom K FM Magelang
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

16 Sep 2014

Operasi Penambangan Liar Dilereng Merapi

Magelang- Semakin liarnya penambangan di area lereng merapi yang menggunakan alat berat sudah sangat meresahkan warga akibat dampaknya.

Akhirnya jajaran Polsek Dukun dan Satpol PP Magelang melakukan operasi pada hari Senin, 15 September 2014,yang bertempat di lereng merapi kawasan Desa Krinjing dan Keningar Kecamatan Dukun.

Satuan Petugas Gabungan Satpol PP Kab. Magelang dan Polsek Dukun telah mengadakan Operasi Penambangan Liar/ tanpa izin, hal tersebut setelah terbitnya suat Edaran Bupati Magelang No. 180 / 1504 / 08 / 2014, tanggal 25 Agustus 2014 tentang Penataan dan Penertiban Usaha Pertambangan di Kawasan Merapi, berdasarkan Peraturan Bupati No. 26 / tahun 2014 ,Tentang usaha pertambangan di kawasan Gunung Merapi Kabupaten Magelang. Dalam Poin peraturan Bupati tersebut antara lain berbunyi Usaha dan pertambangan di kawasan Merapi Harus wajib ada Izin dari bupati Magelang dan Tidak diperbolehkan menggunakan alat Berat ( Bego ).

Dalam opersi tersebut dapat di amankan beberapa Alat berat yang telah di sembunyikan di beberapa tempat Semak belukar maupun di Lubang - lubang bekas galian guna melabuhi petugas saat oprasi, dan di minta semua Alat berat harus di bawa turun sebelum ada tindakan tegas dari petugas sesuai peraturan yang ada.

“Diminta kepada warga masyarakat lereng merapi untuk selalu ikut mengamankan kawasan merapi dari kerusakan yang di timbulkan dengan adanya Penambangan, apa bila mengetahui adanya alat berat yang beroprasi untuk melaporkan ke petugas terdekat, dan begitu juga apa bila ditemukan petugas / aparat khususnya Polisi yang nakal dan melindungi adanya Penambangan liar mohon di laporkan ke Polres Magelang akan di ambil tindakan sesuai aturan yang berlaku “ tegas Waka Polres Magelang Kompol Yuyun Arief KH,SIK,M.Si.

Rakom K FM Magelang- Bayu Sapta Nugraha
Silahkan di komentari menurut pendapat anda,karena komentar anda sangat bermanfaat bagi kami .

1 Jul 2014

Ultah Bhayangkara 68 Polres Magelang

Magelang- Polres Magelang dalam rangka Ulang Tahun Bhayangkara Polres Magelang ke 68 melakukan upacara di halaman Mapolres Magelang di Sawitan,Kota Mungkid 01 Juli 2014 sekitar Pukul 08.00.

24 Mei 2014

Jenazah Tanpa Identitas Di Temukan DI Hutan Merapi

Magelang – Penemuan jenazah tidak di kenal di lereng Merapi menghebohkan warga Gemer,Ngargomulyo,Dukun. Jenazah tanpa identitas ini di ketemukan oleh warga di hutan merapi tepatnya di wilayah TNGM (Taman Nasional Gunung Merapi).

Streaming K FM

Artikel Sering Dikunjungi

 
Copyright © 2011. Rakom K FM MAGELANG: Dukun . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from CBS News