PERJUANGKAN ALOKASI FREKUENSI 20 % BAGI RADIO KOMUNITAS
Radio Komunitas K FM GAWE ADEM LAN AYEM DI LERENG BARAT MERAPI

8 Jul 2013

Home » » LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 1 - 7 JULI 2013

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 1 - 7 JULI 2013

  Cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, sedangkan sore hari tertutup oleh kabut. Asap solfatara berwarna putih, tebal dengan tekanan lemah. Tinggi asap solfatara maksimum 175 m, diukur pada tanggal 7 Juli 2013 dari Pos Kaliurang pukul 08:15 WIB. Pada tanggal 6 Juli 2013 Pos Ngepos melaporkan terjadi hembusan berwarna putih tebal condong ke arah  Barat Daya pada pukul 08:03 WIB.
 
 
Gambar 1. Hembusan asap tanggal 6 Juli 2013 dari Pos PGM Kaliurang
 
   Kegempan yang terjadi pada minggu ini antara lain gempa guguran sebanyak 11 kali, MP 2 kali, tektonik 4 kali. Sedangkan gempa Vulkanik tidak terjadi. Hal ini menunjukkan aktivitas G. Merapi dalam keadaan tenang. Gambar 1 menunjukkan statistik kegempaan selama Januari  hingga Juli  2013
 
 
 Gambar 2. Statistik Kegempaan G. Merapi Bulan Januari 2012 – Juli 2013
 
  Pemantauan dengan metoda deformasi dilakukan dengan pengukuran EDM (Electronic Distance Measurement) berdasarkan perubahan jarak reflektor di puncak G. Merapi (R1, R2, R3, dan R4) terhadap titik tetap di Pos Babadan, Pos Kaliurang, Pos Jrakah dan Pos Selo. Hasil pengukuran EDM di Pos Kaliurang, Pos Babadan, dan Pos Selo disajikan pada Gambar 2.

 
 
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan,  dan Selo Bulan Januari 2012 –  Juli  2013
 


    Data tiltmeter dari stasiun Plawangan yang dilaporkan secara berkala, masih bervariasi dalam batas normal dan belum menunjukkan trend yang yang signifikan. Berdasarkan data deformasi, tidak ada indikasi aktivitas magmatisme di permukaan.


Gambar 4. Hasil pengukuran tiltmeter stasiun Plawangan Januari– Juni 2013, sumbu X: arah Barat-Timur dan sumbu Y: arah Utara-Selatan dari stasiun Plawangan.
   Hujan di sekitar G. Merapi masih terjadi dengan intensitas yang rendah (Gerimis) walaupun tidak merata. Data curah hujan di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi pada Januari – Juli 2013 disajikan pada Gambar 4.
 
Gambar 5. Curah hujan di setiap pos pengamatan pada bulan Januari 2012 – Juli  2013
 


 
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
 
III. SARAN
 
  1. Berdasarkan hasil pengamatan G. Merapi dinyatakan dalam status “Normal”
  2. Fenomena hembusan yang terjadi di G. Merapi ini merupakan fenomena yang sering terjadi paska letusan 2010, masyarakat di himbau untuk lebih berhati-hati saat melakukan pendakian ke puncak G. Merapi. Disarankan pendakian hanya dilakukan sampai Pasar Bubar.
  3. Mengingat hujan masih terjadi masyarakat perlu tetap waspada terhadap kemungkinan bahaya lahar.
  4. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.

  5. Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.



    @BPPTKG
Share this article :